Tips Mudah Batasi Kecepatan Internet User di MikroTik
Mikrotik ⏱ 3 menit baca 👁 3 views

Tips Mudah Batasi Kecepatan Internet User di MikroTik

Tips Mudah Batasi Kecepatan Internet User di MikroTik

Pernah nggak, jaringan di sekolah atau kantor tiba-tiba lemot padahal cuma satu orang yang lagi nonton YouTube? Nah, masalah ini bisa diatasi dengan membatasi kecepatan internet per user menggunakan fitur Simple Queue di MikroTik. Yuk langsung kita bahas!

Kenapa Perlu Dibatasi?

Tanpa pembatasan bandwidth, satu user bisa menghabiskan seluruh kapasitas internet yang ada. Akibatnya user lain ikut terdampak. Dengan membatasi kecepatan, kamu bisa memastikan semua user mendapat jatah bandwidth yang adil.

  • Jaringan lebih stabil dan merata
  • Tidak ada user yang memonopoli bandwidth
  • Lebih mudah dikontrol dan dimonitor

Metode 1 — Simple Queue per IP

Cara paling simpel adalah membatasi bandwidth berdasarkan IP address user. Cocok kalau kamu pakai IP statis.

Buka Winbox → Queues → Simple Queues, klik tombol +, lalu isi:

  • Name: user-siswa-01
  • Target: 192.168.1.10 (IP user yang mau dibatasi)
  • Max Limit Upload: 1M
  • Max Limit Download: 2M

Atau lewat terminal:

/queue simple
add name=user-siswa-01 target=192.168.1.10 max-limit=1M/2M

Artinya user dengan IP tersebut hanya bisa upload maksimal 1 Mbps dan download 2 Mbps.

Metode 2 — PCQ untuk Pembagian Otomatis

Kalau user kamu banyak dan pakai IP dinamis (DHCP), PCQ (Per Connection Queue) adalah solusi yang lebih efisien. PCQ akan membagi bandwidth secara otomatis dan merata ke semua user aktif.

Langkah pertama, buat Queue Type PCQ:

/queue type
add name=pcq-download kind=pcq pcq-classifier=dst-address
add name=pcq-upload kind=pcq pcq-classifier=src-address

Kemudian buat Simple Queue yang menggunakan tipe PCQ tadi:

/queue simple
add name=bagi-rata target=192.168.1.0/24 queue=pcq-upload/pcq-download max-limit=10M/20M

Dengan konfigurasi ini, total bandwidth 20 Mbps akan dibagi rata ke semua user yang aktif secara otomatis.

Metode 3 — Batasi per User DHCP dengan Address List

Kamu juga bisa mengelompokkan user ke dalam Address List, lalu batasi per grup. Misalnya grup siswa dan guru punya batas berbeda.

/ip firewall address-list
add list=siswa address=192.168.2.0/24
add list=guru address=192.168.1.0/24

/queue simple
add name=limit-siswa target-addresses=192.168.2.0/24 max-limit=1M/2M
add name=limit-guru target-addresses=192.168.1.0/24 max-limit=5M/10M

Tips Tambahan

  • Gunakan Burst kalau mau kasih kecepatan lebih saat awal koneksi, lalu turun ke batas normal
  • Pantau penggunaan bandwidth real-time di Queues → klik queue → grafik
  • Kombinasikan dengan Mangle untuk marking paket yang lebih presisi
  • Urutkan Simple Queue dari yang paling spesifik (IP tunggal) ke yang paling umum (subnet)

Kesimpulan

Membatasi kecepatan user di MikroTik itu nggak sesulit yang dibayangkan. Mulai dari Simple Queue per IP untuk setup cepat, PCQ untuk pembagian otomatis, hingga pengelompokan per Address List — semua bisa disesuaikan dengan kebutuhan jaringan kamu. Coba terapkan salah satu metode di atas dan rasakan bedanya!

🧑‍💻

Tim Azis Koding

Tim teknisi berpengalaman di bidang Mikrotik, server Linux, VPN, dan pengembangan aplikasi web. Kami berbagi ilmu untuk membantu komunitas IT Indonesia berkembang.

← Kembali ke Semua Artikel